Kymco Community  

Go Back   Kymco Community > Seputar Masalah Teknis > Bengkel Online > Seputar kelistrikan

Reply
 
Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 05-15-2007, 02:51 PM
ranggasantika's Avatar
ranggasantika ranggasantika is offline
Senior Member
Living Virus
 
Join Date: Feb 2007
Location: jakarta
Posts: 3,380
Send a message via Yahoo to ranggasantika
Default charge aki kering

copy dari milis nih :
dari mas jaya ; KCD-011

Batere kering atau Sealed Lead Battery memang harus bisa dicas ("Charge") cuma memang ada beberapa hal yang harus diperhatiken. Batere kering tidak boleh kosong sama sekali atau kalau di ukur dengan volt meter tegangan kurang dari 1 volt karena apabila ini terjadi maka kemungkinan besar telah terjadi sulfatisasi di selnya. Ini berlaku baik untuk batere baru atau bekas. Biasanya batere baru akan discharge dalam hitungan bulan (bukan tahun). Oleh sebab itu pada saat beli batere baru usahakan dicheck dahulu tegangannya harus minimal diatas 8V, kalau masih diatas 12V bisa langsung dipakai tetapi kalau di bawah 10 volt lebih baik di charge terlebih dahulu. Untuk Charger pada prinsipnya sama cuma memang ada sedikit perbedaan tentang starting awal pengecasan. Charger otomatis kebanyakan bekerja apabila ada tegangan minimal 4volt di baterenya, kalau tegangan nggak sampai segitu maka charger tidak akan berfungsi, apes-apesnya kita bisa triger dengan menggunangkan batere kotak 9 volt tetapi tidak dianjurkan karena kalau aki memang sudah rusak atau tidak bisa diisi lagi maka charger-nya yang akan rusak. Charger aki kering biasanya diberi tombol "reset" atau "push to dead battery" ini untuk aki yang sudah lama nggak digunakan untuk memaksa charger mengisi aki. Tetapi apabila tetap charger tidak menyala maka aki memang telah benar-benar rusak jadi jual aja sama pemulung (dituker gelas atau kemoceng juga bisa).

Kalau mau bikin nggak susah asal ada kemauan dan berani terima resiko (maksudnya udah cape-cape tapi nggak bisa buat ngecas juga). Berikut saya sertakan gambarnya. (http://www.talkinge lectronics. com/Projects/ BatteryCharger- 12vSLA/BatteryCh arger-12vSLA. html)



ini prinsipnya kerjanya,



kalau part lisnya :
2 - 1R8 0.5watt resistors
1 - 150R 0.25 watt resistor
1 - 180R
1 - 560R
1 - 1k5
3 - 2k2
1 - 3k3
1 - 4k7
1 - 8k2
1 - 1k mini trim pot

1 - 1n ceramic
2 - 47u 25v electrolytics

1 - 5mm red LED

4 - 1N4148 signal diodes
1 - 10v 0.25watt zener
1 - BC 547 transistor
2 - BC557 transistors
1 - MCR100-6 SCR
1 - 1m red lead
1 - 1m black lead
2 - alligator clips
1 - 2m very fine solder

catatan : semua komponen ada di glodok atau pasaran lokal, kalau mau SCR yang berkualitas bisa impor (yang ini nitip aja sama mas Emond).

Solusi yang paling gampang:, kalau batere anda kering 12V 7A bisa numpang bawa saja cas saja dengan menggunakan UPS yang ada di rumah, di kantor atau di sekolah, UPS 600VA juga pake aki kering jenis ini. Kalau 12V 5A bisa nitip ke motor yang masih pake kick stater, isi bensin sampai penuh, jalan aja ke Bogor pulang-pergi pasti akinya langsung penuh lagi.

Sampai saat ini saya juga belum bikin yang model ini, saya sudah bikin untuk charge aki yang jenis lead acid saja (maklum pake freeLX yang masih teles akinya).

wassalam,

jaya metal
KCD 011
__________________
trenD2000AA
Please consider the environment
Reply With Quote
  #2  
Old 05-16-2007, 11:13 AM
wiwik tjahjono wiwik tjahjono is offline
Senior Member
Virus Lovers
 
Join Date: Apr 2007
Posts: 625
Default

Mas Rangga , saya blom punya pengalaman membuat charger untuk battery kering karena blom tahu persis karakteristik battery kering . Informasi tambahan yang baru saya dapatkan berkenaan dengan ini adalah bahwa recharging battery kering malah lebih efisien ( 95% ) dibanding battery biasa ( accu biasa ) yang hanya 70% ini berarti battery kering lebih mudah di isi kembali.

Cuma saya menjadi agak bingung dengan informasi bahwa charging hanya boleh 2.25 s/d 2.3 volt / cell , diatas sedikit dari voltage kimiawi cell.

Pertanyaan saya , apakah ini berarti bahwa setiap accu kering charging voltagenya berbeda beda ? tergantung banyak nya cell? mohon sharing temen2 yang sudah lebih dulu mengetahui...

Saya memang pernah membaca tulisan yang mengatakan jangan sembarang mengganti accu biasa dengan battery kering karena sistem pengisiannya berbeda.

Klo kita lihat bagan yang ditampilkan mas Rangga , memang agak berbeda yah... dengan yang biasa , sdh seperti sistim switching ? tapi yang mungkin lebih penting ( saya belum jelas ) adalah berapa volt outputnya dan bisa untuk accu kering yang berapa amper.

Kelihatan nya segala sesuatu ( persamaan dan perbedaan ) kedua jenis accu tersebut perlu menjadi perhatian , terutama buat temen2 yang ingin mengganti sistem battery kendaraannya nya. salam....
Reply With Quote
  #3  
Old 05-16-2007, 01:31 PM
fachrevi's Avatar
fachrevi fachrevi is offline
Member
Virus Infected
 
Join Date: Feb 2007
Location: Cengkareng
Posts: 85
Send a message via Yahoo to fachrevi
Default

Ikutan Comment ah... but CMIIW
Charge Aki Kering (untuk automotif bukan industri)!
Disini yang dibahas Sebagai pemilik toko Aki atau pemilik kendaraan yang menggunakan Aki kering ?

Kalo sebagai pemilik Kendaraan, asal alternator (untuk mobil) atau kiprok (untuk motor) berfungsi dengan baik maka proses Charging akan berjalan dengan semestinya. Kecuali Akinya dah rusak jadi selnya dah gak mampu nyimpan setrum lagi atau istilahnya soak, ibarat ngisi air di ember bocor, gak akan penuh airnya.

Kalo sebagai pemilik Toko Aki, jangan khawatir soale setiap pemegang merk biasanya akan mencharge aki kering untuk type yang sudah diberi aki-zuur tapi belum laku terjual. karena efek self discharge(voltase berkurang dengan sendirinya) berlaku untuk aki kering apabila tidak digunakan (belum dipasang di kendaraan),
Contohnya untuk merk Yuasa type YTZ5-S (3,5Ah) tapi kayaknya dah gak diproduksi lagi deh, penggantinya type YTX4L-BS.

Biasanya aki kering dijual dalam satu paket kemasan lengkap dengan aki-zuur, jadi kalo mau digunakan dimasukkan dulu aki-zuur-nya. Untuk yang awam mungkin bingung kok aki kering dikasih aki-zuur seperti aki basah ? sebenarnya proses penyimpanan aki-zuur pada aki kering mirip dengan cara kerja pembalut wanita, sehingga kalo dibolak balik gak tumpah. Untuk type yang seperti ini khususnya merk yuasa bisa langsung dipasang pada kendaraan kita (isi langsung start).

Tips untuk pengguna kendaraan dengan aki kering ;
1. cek proses pengisian setrum pada aki saat kendaraan hidup, naik gak amperenya atau voltasenya maksimal angkanya mencapai 15 volt. kalo gak naik-naik voltase mesti dicek tuh alternator atau kiproknya.
2. jangan biarkan kendaraan anda terlalu lama parkir digarasi (berhari-hari), harus dihidupkan mesinnya sesekali supaya aki terisi kembali atau recharger.
3. aki kering sensitif terhadap suhu, kalo suhu ruang terlalu panas setrumnya akan cepat berkurang. Makanya aki kering dimobil pada bak aki suka dilapisi alumunium foil supaya panas mesin gak langsung mempengaruhi. ini juga berujung pada peningkatan umur aki.

Oh iya untuk charger aki kering khususnya untuk industri seperti type np yang biasanya dipakai untuk ups, temanku juga menggunakan ups. soal untuk aki yang berapa amper tinggal hitung aja berapa lama waktu yang dibutuhkan supaya penuh pengisiannya.

Salam...
__________________
Nobody's perfect..! I'm Free LX
Reply With Quote
  #4  
Old 05-16-2007, 04:18 PM
wiwik tjahjono wiwik tjahjono is offline
Senior Member
Virus Lovers
 
Join Date: Apr 2007
Posts: 625
Default

Berarti engga ada perbedaan cara charging ya pak , saya mengira ada perbedaan dalam hal pengisian , Maklum blom pernah pake nih pak.
Reply With Quote
  #5  
Old 05-16-2007, 06:04 PM
fachrevi's Avatar
fachrevi fachrevi is offline
Member
Virus Infected
 
Join Date: Feb 2007
Location: Cengkareng
Posts: 85
Send a message via Yahoo to fachrevi
Default

Temenku sih kalo charge aki kadang2x pake alat itu (UPS). Tapi ada juga charger yang khusus untuk tipe aki tertentu.
Contoh Charger 4A dipake untuk charge aki 4A dan 7A, yang pasti lebih cepat penuh aki yang 4A dibanding yang 7A.
Yah kasarannya begitulah Pak Wiwik, selama ini sih gak ada klaim pada aki yang dicharge dengan cara seperti itu.
Salam...
__________________
Nobody's perfect..! I'm Free LX
Reply With Quote
  #6  
Old 05-16-2007, 06:23 PM
Riza's Avatar
Riza Riza is offline
Super Moderator
Imunnized
 
Join Date: Feb 2007
Location: Yogyakarta
Posts: 12,974
Send a message via Yahoo to Riza
Default

Kalau pendapatku aki kering buat motor, spt yg dipakai Trend 2000 tak ada bedanya dengan aki biasa kecuali lebih awet 3 kalinya dan lebih kuat untuk menghentak mesin berkompresi tinggi.
Kalau sudah mendekati umur 3 tahun biasanya aki sering ngedrop, dipakai tentu bisa ngisi lagi, tapi kalau pakainya 4 jam nonstop, makanya ketimbang harus touring jauh, baiknya dicharge dengan charger.
Aku ngecharge dengan charger yg aku beli di toko elektronik dengan daya 5 Ampers. Dicharge aja semaleman (minimal 4 jam lah), besok paginya sudah sehat lagi.
So far soo good ga ada masalah.
__________________

*Trend125cc 2000 & Like150cc 2010*
Ride a Legend !!! Ride Safe and Live Free !!!!!!!
Reply With Quote
  #7  
Old 05-17-2007, 02:07 PM
wiwik tjahjono wiwik tjahjono is offline
Senior Member
Virus Lovers
 
Join Date: Apr 2007
Posts: 625
Default

Makasih pak Fachrevi dan pak Riza atas penjelasannya , klo begitu jadi pengin coba juga nih aki kering , kayaknya lebih praktis dan mudah2an lebih mudah perawatannya.
Reply With Quote
  #8  
Old 05-17-2007, 03:35 PM
Riza's Avatar
Riza Riza is offline
Super Moderator
Imunnized
 
Join Date: Feb 2007
Location: Yogyakarta
Posts: 12,974
Send a message via Yahoo to Riza
Default

BTW, untuk aki buat Trend 2000 harganya 260rb typenya: YTX9-BS (8 amp) merk silakan yg penting typenya, tentu dipasang di LX tidak bisa.
Yang ukuran untuk LX kayaknya jauh lebih murah, tapi mungkin kualitasnya hampir sama saja dengan yg type basah :-)
Jadi baiknya pakai dulu lah bawaan pabriknya.
Sekedar saran lho ;-)
Dari sisi perawatan memang ga usah lihat air aki seumur aki itu, bahkan ga boleh dibuka tutupnya, sealed rapat, nutupnya dengan dipukul pakai palu, kalau dipaksa dijugil juga bisa kebuka. Kalau kebuka semacam kentut, ada angin lewat entah dari dalam atau malah vacumed.
__________________

*Trend125cc 2000 & Like150cc 2010*
Ride a Legend !!! Ride Safe and Live Free !!!!!!!
Reply With Quote
  #9  
Old 05-21-2007, 12:15 PM
fachrevi's Avatar
fachrevi fachrevi is offline
Member
Virus Infected
 
Join Date: Feb 2007
Location: Cengkareng
Posts: 85
Send a message via Yahoo to fachrevi
Default

Betul Mas Riza, pada Aki kering memang terdapat katup yang fungsinya mengeluarkan gas. Lain halnya dengan aki basah yang terjadi adalah penguapan (udara+air).
Oh ya, untuk LX setahuku jenisnya aki basah typenya YB5-LB (12 volt, 5 ampere) sama dengan yang dipake motor bebek pada umumnya.
Untuk ganti jenis aki harusnya sesuaikan dengan spesifikasi bawaan pabrik, agar tidak terjadi over charge atau under charge pada aki.
__________________
Nobody's perfect..! I'm Free LX
Reply With Quote
  #10  
Old 05-21-2007, 01:41 PM
Riza's Avatar
Riza Riza is offline
Super Moderator
Imunnized
 
Join Date: Feb 2007
Location: Yogyakarta
Posts: 12,974
Send a message via Yahoo to Riza
Default

Aki kering yg berukuran YB5-LB ada kok.
Ga usah mikirin overcharge asal akinya 12 volt, amperenya juga ga usah dipikirin.
Kalau diganti aki 6 volt itu baru perlu belajar lagi dari SD :mrgreen:
__________________

*Trend125cc 2000 & Like150cc 2010*
Ride a Legend !!! Ride Safe and Live Free !!!!!!!
Reply With Quote
Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +8. The time now is 09:09 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.1
Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.
Kymco Indonesia Community